Loyalis Anas Urbaningrum: Kok Jero Wacik dan Syarief Hasan Cs Belum Minta SBY Mundur?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 29 Mei 2013, 12:08 WIB
Loyalis Anas Urbaningrum: Kok Jero Wacik dan Syarief Hasan Cs Belum Minta SBY Mundur?
sby
rmol news logo Para loyalis Anas Urbaningrum saat ini sedang menunggu Jero Wacik, Syarief Hasan, Ruhut Sitompul, Ulil Abshar-Abdallah, Didi Irawadi Syamsuddin dan Rachland Nasiddik menggelar jumpa pers dan meminta SBY mundur dari jabatan Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Pasalnya, elektabilitas partai penguasa itu terus melorot. Berdasarkan hasil survei CSIS yang dirilis Minggu kemarin, Demokrat berada di urutan keempat dengan elektabilitas 7 persenan.  Bahkan, sebelumnya, berdasarkan survei Indo Barometer, tingkat keterpilihan partai yang didirikan SBY itu hanya 4 persenan.

"Ayo dong Jero Wacik, Syarief Hasan dan Ruhut Sitompul, Rachland, Didi dan Ulil segera bikin konpers untuk meminta SBY mundur sebagai ketum," ujar mantan Sekretaris Bidang Agama DPP Partai Demokrat Mamun Murod Al Barbasy kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 29/5).

Mamun mengingatkan, saat survei SMRC menunjukkan perolehan suara Demokrat 8 persenan, semua merespon dengan meminta Anas Urbaningrum untuk mundur.  

"Sekarang dua survei sudah membuktikan bahwa elektabilitas PD turun lebih rendah dari 'survei pesanan' yang dibuat SMRC, kok tidak ada yang minta ketum SBY mundur ya? Mestinya biar terkesan adil, JW, SH, RS, Ulil, Didi dan Rachland buat konpres minta SBY mundur."

"Dulu survei pesanan saja dipakai untuk nyuruh Anas mundur. Apalagi sekarang ini survei betulan, Demokrat anjlok. Maka Pak Wacik, Pak Syarif dan Ruhut harus berani minta SBY mundur. Kalau tidak, makin terbukti bahwa kejatuhan Anas memang rekayasa yang sistemik yang disokong para sengkuni dan penjilat saja," ungkap Mamun Murod. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA