"Kami membuka pintu kepada Mahfud MD, Jusuf Kalla dan kader Islam lainnya untuk mendaftar dalam konvensi PPP," kata Sekretaris Dewan Pakar DPP PPP, Ahmad Yani, dalam keterangan tertulis beberapa saat lalu (Kamis, 11/4).
Menurut Yani, upaya PPP membuka konvensi ini karena tidak dibukanya ruang capres independen di Konstitusi, sebab pasangan capres-cawapres harus dicalonkan oleh partai politik atau gabungan partai politik. Konvensi ini juga menjadi jawaban atas kritik publik terhadap praktik oligarki partai.
"PPP wajib mendengar dan memperjuangkan aspirasi umat Islam," ungkap Yani.
Sementara mekanisme konvensi, lanjut Yani, PPP sedang menyusun secara detail. Hanya saja, secara garis besar, para pendaftar konvensi capres/cawapres PPP melakukan sosialisasi di struktur partai di wilayah.
"Hasil dari wilayah-wilayah kemudian dibawa ke tingkat pusat," demikian Yani.
[ysa]
BERITA TERKAIT: