Kunjungan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu ditengarai untuk mengimbangi dampak negatif pertemuannya dengan Presiden SBY, yang digelar setelah menyambangi Kedubes Venezuela tersebut.
"Dia mem-
balance pertemuan dia dengan SBY itu. Jadi itu supaya mengimbangi berita buruk dia yang memuji-muji SBY. Itu sebenarnya strategi yang salah," ujar pengamat ekonomi politik Syahganda Nainggolan kepada
Rakyat Merdeka Online tadi malam (Senin, 11/3).
Presiden SBY dikenal pro kapilalisme. Hal ini bisa dilihat dari kebijakan-kebijakannya dan menteri-menterinya yang banyak berpikiran neoliberal. Sementara Chavez adalah antikapitalisme.
Menurutnya, kalau betul-betul mau menunjukkan belasungkawa, kenapa mantan Danjen Kopassus itu tidak mengungkapkannya pada saat pemimpin revolusioner itu meninggal, yaitu pada Selasa (5/3) lalu.
"Harusnya begitu Chavez meninggal langsung mengeluarkan statemen. Seluruh pemimpin kan menyampaikan duka cita di hari pertama meninggal. Jadi dia ini terlambat," demikian Syahganda, mantan aktivis ITB yang saat ini Ketua Dewan Direktur Sabang Merauke Circle ini.
Sebelumnya Syahganda menilai pertemuan dengan SBY merugikan Prabowo. Karena Prabowo akan dianggap sama dengan SBY, yang kebijakannya banyak ditentang publik.
"Saat ini orang menunggu dia (Prabowo) sebagai figur alternatif. Sebenarnya, kalau ketemu bisa saja. Tapi jangan kesannya itu muji-muji ekonomi SBY, sama-sama punya visi ekonomi kerakyatan. Mestinya ini kesempatan bagi Prabowo mempertahankan citra itu (yang sebaliknya dari SBY)," jelas Syahganda.
Karena itu menurut Syahganda, pertemuan itu akan mengurangi keyakinan rakyat kepada jenderal bintang tiga tersebut. Bahkan, SBY yang diuntungkan atas pertemuan itu karena dianggap bisa mengendalikan Prabowo.
"Kalau bertemu Mega, SBY nggak bisa. Karena Mega maunya bertemu di tempat yang netral, tidak di Istana. Misalnya kemarin (Minggu, 10/3) di acara (penganugerahan doktor honoris causa) Taufiq Kiemas. Kesannya (SBY-Mega) sama kuat. Kalau ini, orang akan menganggap Prabowo tidak kuat," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: