Ramadhan Pohan: Kalau Tak Jenderal Pramono Edhie, Siapa Lagi? Kalau Tak Sekarang, Kapan Lagi?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 12 Maret 2013, 08:23 WIB
Ramadhan Pohan: Kalau Tak Jenderal Pramono Edhie, Siapa Lagi? Kalau Tak Sekarang, Kapan Lagi?
pramono edhie prabowo
rmol news logo Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan menampik tudingan ingin menghambat Jenderal Pramono Edhie Wibowo menjadi Panglima TNI. Dukungannya agar KSAD tersebut menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat adalah sebuah apresiasi untuk ipar SBY tersebut.

"Saya mengusung nama Pramono Edhie Wibowo (PEW), jelas apresiasi istimewa untuk beliau," jelasnya kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Selasa, 12/3).

Menurut Ramadhan, orang seperti PEW ini langka sekarang ini. Karena dia termasuk orang pilihan.

"PEW komunikatif, merakyat, tegas, konstitusionalis, loyal pada bangsa dan negara, tidak pernah neko-neko, dekat dengan semua golongan," jelas Ramadhan.

Kriteria PEW itu sangat pas dengan realitas Partai Demokrat. Kader, fungsionaris PD di pusat dan daerah pasti lega dan respect bila PEW memimpin partai penguasa tersebut.

"Gejolak internal nyaris tidak ada. Bagi PD, ini sekalian jalan cepat memulihkan harapan publik pada PD," kata Ramadhan.

"Jangan lupa, PEW itu perekat simbolis di mata semua pengurus, kader dan simpatisan PD. Ditambah kelengkapan kepemimpinan, kesederhanaan, kerakyatan dan integritas tinggi, kurang apa lagi," tegas Wakil Komisi I DPR ini.

"Saya mengunggulkan PEW. Tak ada keraguan. Kalau tidak sekarang, kapan lagi? Kalau tidak PEW, siapa lagi?" tandasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA