"Saya pikir bagus. Karena kalau kita bicara AD/ART Partai Demokrat, ketua umum itu dipilih melalui Kongres atau Kongres Luar Biasa. Dan Partai Demokrat ini butuh figur yang teruji di lapangan," ujar pengamat politik Rico Marbun kepada
Rakyat Merdeka Online kemarin petang.
Menurutnya, tidak hanya Marzuki Alie, kalau muncul figur lain yang tanpa harus menunggu embel-embel restu dari SBY menyatakan siap maju di KLB, hal itu sangat bagus untuk memulihkan citra di Partai Demokrat.
"Sehingga persepesi dan pergunjingan orang-orang bahwa Anas Urbaningrum itu tersingkir karena melawan Cikeas, akan terkubur dengan sendirinya. Kalau, SBY misalnya mempersilakan adanya proses pemilihan ketua baru dan mereka bertarung secara fair," ungkap akademisi Universitas Indonesia ini.
Pada Kongres Demokrat 2010 lalu di Bandung, ada tiga calon ketua umum Demokrat. Yaitu, Anas Urbaningrum, Marzuki Alie, dan Andi Mallarangeng. Dan jamak diketahui, calon yang didukung SBY saat itu adalah Andi Mallarangeng, yang gugur baru di putaran pertama dalam kongres tersebut.
[zul]
BERITA TERKAIT: