Presiden SBY mestinya tidak hanya mengangkat Menteri Negara Pemuda Olahraga yang baru. Diharapkan, pada saat bersamaan, Presiden SBY sekaligus merotasi beberapa pos kementerian, yang dinilai tidak perform selama ini. "Ada geser-geser dikitlah. Karena ini momentum yang bagus. Karena beliau (SBY) sendiri yang mengatakan kan," ujar Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana, kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 7/12).
Dari pembacaan Sutan di media, Presiden SBY pernah menyentil-nyentil kinerja para menteri. Begitu juga Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) yang telah melaporkan adanya rapor kinerja menteri yang merah. "Jadi ya digeser-geser sedikitlah itu untuk menyempurnakan jabatan Pak SBY ini supaya jadi paripurna nanti. Saya kira ini memontum yang sangat menarik," jelasnya.
Siapa menteri yang layak digeser?
"Sudah tahulah siapa itu. Yang sering gonjang-ganjing, kita geser saja. SBY kan ingin kabinet yang teduh yang nggak gaduh. Kabinet bekerjalah. Ini momentum yang baiklah menurut saya," ungkapnya.
Tapi, kata Sutan lagi, dalam reshuffle ini bukan mencopot atau mengangkat orang baru. Tapi merotasi. "Geser-geser bukan mencopot, tapi merotasi. Tapi menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat dan pada saat yang tepat. Supaya mantap gitu loh," tandasnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: