Rakyat Miskin Kota Tanggung Jawab Siapa?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 12 Agustus 2012, 23:09 WIB
Rakyat Miskin Kota Tanggung Jawab Siapa?
ilustrasi
rmol news logo Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (GEMASABA), sayap Partai Kebangkitan Bangsa, mengadakan bagi-bagi takjil dan buka puasa bagi kaum miskin kota di Palmerah, Jakarta Selatan Minggu, (12/08).

Menurut Ketua Umum GEMASABA Ghozali Munir,  acara bagi-bagi takjil dan buka bersama ini adalah wujud kepedulian Partai Kebangkitan Bangsa atas nasib orang-orang miskin kota yang kurang beruntung.

"Semoga sedikit nasi ini bisa memberi kebahagiaan bagi mereka yang kurang beruntung," paparnya.

Menurut Ghozali, tingginya angka kriminalitas yang terjadi beberapa hari ini menjelang hari raya adalah ekspresi dari banyaknya masyarakat yang frustasi akibat dililit kemiskinan yang tak kunjung usai, sementara kebutuhan hidup makin meningkat.

"Kemiskinan adalah sumber utama bencana kekacauan sosial dan kriminalitas yang terjadi di masyarakat," tambah Ghozali.

Acara ini diadakan oleh para mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta seperti UBK, UI, UNAS, UIN Jakarta, PTIQ, IIQ, Trisakti, dll yang tergabung dalam GEMASABA.

GEMASABA adalah wadah kaderisasi untuk mahasiswa di bawah naungan Partai Kebangkitan Bangsa.

Dalam kesempatan ini Ghozali memintapemerintah memberikan perhatian khusus kepada fakir miskin dan anak terlantar. Menurutnya, fakir miskin dan anak terlantar dilindungi oleh UUD 1945 pasal 33, namun kenyataannya sampai sekarang angka kemiskinan masih sangat tinggi dan ribuan gelandangan di Jakarta seperti tidak diurus oleh kementerian sosial.

"68 tahun sudah bangsa ini merdeka, uang triliun rupiah sudah dikeluarkan negara yang dikelola oleh Kementerian Sosial namun angka kemiskinan dan gelandangan di kota-kota besar tetap saja menjamur," jelas Ghozali.

Dengan jumlah APBN yang mencapai 4,5 triliun rupiah yang diperuntukkan pengembangan rakyat pada tahun 2012 seharusnya uang tersebut cukup untuk menyejahterakan kaum miskin kota dan membuatkan rumah untuk para gelandangan yang tingga di kolong-kolong jembatan. [zul]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA