Syamsurizal merupakan walikota keempat Jakarta. Dulu, di awal-awal kemerdekaan, memang kepala pemerintahan di ibukota menggunakan istilah walikota, bukan gubernur. Syamsurizal menjadi walikota Jakarta menggantikan Soewirjo yang mengakhiri masa jabatan pada 27 Juni 1951.
Masa jabatan Syamsurizal memimpin Jakarta memang tergolong singkat. Ia menjabat sejak 27 Juni 1951 dan berakhir pada 1 Nopember 1953.
Sebelum menjabat sebagai walikota Jakarta, Syamsurizal pernah menjabat sebagai walikota Solo. Saat menjabat sebagai walikota Solo, Syamsurizal sukses menjadikan Solo sebagai tempat pertama digelarnya Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 9-14 September 1948. Sejarah ini pun menjadi sejarah penting dunia keolahragaan Indonesia yang baru merdeka .
Nama Syamsurizal memang tidak setenar Ali Sadikin. Namun di tengah Pilkada Jakarta, nama Syamsurizal cukup berbekas di ingatan sementara kalangan karena muncul juga salah seorang calon gubernur, yang kini masih menjabat walikota Solo. Dialah Joko Widodo.
Apakah Joko Widodo akan mengikuti jejak Syamsurizal dan menjadi gubernur DKI Jakarta? Itu sangat tergantung dari hasil pilkada putaran kedua yang akan digelar pada 20 September mendatang. Joko Widodo harus mampu menyingkirkan dulu Fauzi Bowo, yang dalam lima tahun ini tinggal di Jalan Syamsurizal.
[ysa]
BERITA TERKAIT: