Survei SSS menunjukkan elektabilitas NasDem 4,8 persen; sementara temuan LSI 5,9 persen. Karena itu NasDem menganggap temuan SSS biasa saja.
"Sesuatu yang biasa saja. Bedanya juga tidak jauh. Mungkin beda lembaga survei beda metode atau bisa jadi NasDem kurang masif gerakannya," ujar Sekjen DPP Partai NasDem Ahmad Rofiq kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 6/6).
"Setidaknya ini akan menjadi cambuk buat Partai NasDem agar lebih giat lagi bekerja, bekerja dan bekerja. Semoga dalam survei selanjutnya (elektabilitas) NasDem lebih positif," demikian Rofiq. [zul]
BERITA TERKAIT: