Ki Bowo: Awan Hitam Menggelayut, Suhu Politik Akan Meningkat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 21 April 2012, 16:16 WIB
Ki Bowo: Awan Hitam Menggelayut, Suhu Politik Akan Meningkat
ilustrasi
RMOL. Suhu politik di tanah air, di semester kedua nanti, akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan berkaitan dengan beberapa kebijakan pemerintah dan juga berkaitan dengan Pilkada yang dapat menimbulkan konflik horisontal.

Hal itu disampaikan pengamat spiritual, Ki Bowo, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu.

"Awan hitam masih menggelayut di sejumlah  tempat di tanah air, pertanda duka masih menggelayut di tanah air," ujar Ki Bowo.

Menurutnya akan ada pejabat tinggi yang meninggal dunia dan itu sebagai pertanda yang tidak baik bagi pemerintahan ini. Perlu jadi catatan, kabar bahwa Wamen ESDM meninggal saat mendaki gunung Tambora belum terdengar saat Ki Bowo diwawancarai.

"Saling menjatuhkan dengan segala cara dan upaya dilakukan antar elit hanya demi mengejar kekuasaan dan membalas rasa sakit hati," jelas Ki Bowo yang tidak mau disebut paranaormal ini.

Menurut Ki Bowo, akan ada sejumlah bencana alam seperti gunung berapi yang meletus di luar prediksi siapapun. Karena gunung api tersebut sudah lama tidak meletus.

"Kecelakaan kapal laut pun masih mewarnai perairan Indonesia," ungkap Ki Bowo.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA