PILGUB DKI JAKARTA

PDIP Tak Akan Berkoalisi dengan Partai yang Ngotot Naikkan Harga BBM

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 18 Maret 2012, 15:20 WIB
PDIP Tak Akan Berkoalisi dengan Partai yang Ngotot Naikkan Harga BBM
pdip/ist
RMOL. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mengumumkan kandidatnya untuk maju di Pilkada DKI Jakarta besok siang, (19/3).

"Tidak ada deklarasi dan pengumuman, lihat aja besok di kantor ini sesudah makan siang, kita akan antar (cagub dan cawagub) ke KPUD, lihat saja," kata  Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Djarot Sjaeful saat konferensi pers di Kantor DPD PDIP Jakarta, Jalan Tebet Jakarta Pusat, Minggu (18/3).

Hadir dalam acara tersebut, anggota Komisi VIII DPR asal PDI Perjuangan, Adang Ruchiatna.

Djarot Sjaeful menegaskan, kalau partainya hanya memilih cagub dari internal. Yaitu Walikota Solo Joko Widodo dan Adang Ruchiatna.

"Tadi DPP dan Sekjen PDIP (Tjahjo Kumolo) dalam rapatnya meminta dari internal partai. Yang fokus adalah Adang dan Jokowi (panggilan akrab Joko Widodo)," jelasnya.

Secara tidak langsung, Jarot juga menjelaskan, kalau partainya tidak akan berkoalisi dengan partai yang ingin menaikkan harga BBM.

"Secara rasional coba teman-teman media baca sendiri, karena kami menolak kenaikan harga BBM," pungkasnya.

Hari ini, PDI Perjuangan DKI Jakarta menggelar Rakerdasus. Saat ini, agenda ini memasuki masa rehat. Dan akan dilanjutkan pada sore hari ini. Rapat hari ini dihadiri, Sekjen Tjahjo Kumolo, Anggota DPR Effendi Simbolon, Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Djarot Sjaeful,  anggota Komisi VIII DPR asal PDI Perjuangan, Walikota Solo Jokowi dan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jakarta Boy Bernadi Sadikin. [arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA