Calon Tentara Dibacok Geng Motor

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 26 Desember 2011, 16:14 WIB
Calon Tentara Dibacok Geng Motor
ilustrasi/ist
RMOL. Pemuda berusia 19 tahun ini bernama Reva. Dia sudah lama bercita-cita jadi tentara. Begitu ada kesempatan, Reva yang warga Jalam Bebedahan Kota Tasikmalaya segera melengkapi persyaratan.
 
Guna mempermudah persiapan pendaftaran masuk Akademi Angkatan Darat, dia rela tinggal di Bekasi, di rumah kerabatnya. Namun sudah hampir seminggu, Reva pulang karena ayah kandungnya sakit. Sial, di kampung halaman dirinya malah jadi korban aksi brutal geng motor.
 
Niat mendaftar ke Akademi Angkatan Darat pun terancam gagal. Reva harus menjalani perawatan medis RSUD Tasikmalaya. Ya, dia mendapat 17 jahitan setelah dibacok membabi-buta sekawanan geng motor.
 
Ceritanya berawal kala Reva bersama sejumlah temannya tengah duduk di pinggir Jalan Bebedahan sambil main gitar. Tiba-tiba datang tiga sepeda motor tanpa menyalakan lampu. Ugh, mereka berulah di depan Reva Cs. Melihat demikian Reva berdiri. Tapi pelaku malah menabraknya. Reva terjatuh. Ketika akan bangkit tiba-tiba seseorang yang dibonceng turun. Reva dibacok golok. Lalu ketiga sepeda motor tancap gas.
 
Namun para pemuda yang tengah nongkrong berhasil menangkap salah seorang kawanan. Tak lama polisi yang tengah berpatroli datang dan segera mengamankan tersangka. Reva segera dilarikan ke RSUD Tasikmalaya. Luka bacok yang dideritanya mendapat 17 jahitan, dengan panjang luka 7 cm lebar 3 cm dan kedalaman 1 cm. Kini Reva masih dirawat di Bangsal IV RSUD Tasikmalaya.
 
Sebelum terjadi aksi pembacokan, Reva sempat melihat dua orang yang dibonceng di atas dua sepeda motor membawa golok. Menurut Reva, pada Januari nanti dirinya akan mengikuti pendaftaran masuk Akademi Angkatan Darat. Makanya sejak beberapa bulan ia tinggal sementara di rumah saudaranya di Bekasi untuk berbagai persiapan. "Tapi lebih dari seminggu lalu Bapak sakit dan saya pulang dulu," kata Reva.
 
Kasatreskrim Polresta Tasikmalaya AKP M Bashori, menyebutkan pihaknya sudah mengamankan seorang tersangka. Sementara dua tersangka lainnya masih dalam pengejaran. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA