SUAP KEMENAKERTRANS

Tamsil Linrung: Tidak Ada Permintaan Jatah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 08 September 2011, 19:23 WIB
Tamsil Linrung: Tidak Ada Permintaan Jatah
ilustrasi
RMOL. Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Tamsil Linrung, menegaskan tidak pernah meminta fee sebesar 10 persen terkait program pembangunan daerah transmigrasi, maupun terkait proses percepatan pencairan dana program tersebut.

"Tidak ada permintaan seperti itu," kata Tamsil beberapa saat lalu (Kamis, 7/9).  

Dharnawati, tersangka suap percepatan pencairan dana pembangunan daerah transmigrasi, mengaku ada jatah Banggar DPR dari uang Rp1,5 miliar yang diserahkannya kepada Dadong dan I Nyoman Suisnaya, dua tersangka lainnya. Jatah Banggar disebut-sebut akan diteruskan oleh Acong, teman dekan Tamsil Linrung.

Kalau bukan Tamsil Linrung, lalu siapakah anggota Banggar DPR yang memesan jatah fee 10 persen tersebut. Tamsil yang merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera itu tidak bisa menjamin kalau ada anggota Banggar DPR lainnya yang meminta jatah fee dalam program tersebut.

"Dari yang lain tidak tahu. Kalau dari saya tidak ada," katanya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA