Demikian disampaikan anggota Dewan Penasehat Partai Gerindra, Permadi selepas sidang PK Antasari Azhar di PN Jaksel, Jalan Ampera, Jakarta, Selasa (6/8).
"Kalau menurut saya sebenarnya kan tidak perlu PK. Kalau tidak ada rekayasa Antasari ya harus bebas," kata mantan politisi PDIP ini.
Namun, Permadi meramal meskipun kasus ini sudah menjadi perhatian publik, namun nampaknya rekayasa kasus terus akan terjadi.
"Saya merasa pesimis. Ini karena sebelumnya, KY yang sudah merekomendasikan hakim pengadilan negeri (yang menangani kasus Antasari) dikenakan sanksi, tapi malah naik pangkat," imbuhnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: