Sebelum dinyatakan meninggal, Poltak tiba-tiba pingsan ketika bermain tenis meja di Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Poltak sempat mendapat perawatan di klinik Rutan tapi nyawanya tak bisa terselamatkan.
"Sempat diperiksa oleh dokter kita. Sekarang dibawa ke Rumah Sakit Polri," ujar Kepala Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Edi Kurniadi, saat dihubungi wartawan sesaat lalu (Selasa 24/5).
Edi menceritakan, sebelumnya tidak terlihat gelagat Poltak sedang didera penyakit. Poltak tiba-tiba jatuh pingsan dan tim dokter Rutan sempat memberi bantuan nafas.
Pihak Kalapas membawa Jenazah Poltak ke Rumah Sakit Polri. Rencananya di sana jenazah akan diserahkan ke pihak keluarga.
"Nanti di Rumah Sakit Polri kami akan serahkan ke pihak keluarganya," kata Edi.
[ald]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.