"Beberapa hari kemudian (setelah menyerahkan TC ke Fraksi) saya terima lagi dari fraksi. Awalnya saya tidak tahu jumlahnya berapa karena amplopnya tidak dibuka. Tapi logikanya sama dengan yang lain," kata Emir saat memberi kesaksian untuk Panda Nababan Cs di Pengadilan Tipikor, Jakarta (Rabu 17/5).
Tetapi kemudian, Emir memastikan, cek yang diterima dari Sekretaris Fraksi, Panda Nababan itu berbeda dengan rekan-rekan PDI P lainnya. Cek yang diterimanya hanya bernilai Rp 200 juta.
"Katanya ini (cek Rp 200 juta) untuk bina konstituen," ucap Emir menirukan perkataan Panda sambil menyodorkan ceknya.
Emir pun lalu menyuruh tenaga ahlinya mencairkan cek tersebut dan menggunakannya untuk kampanye pada pemilu.
"Cek dicairkan untuk bayar carter pesawat di dapil saya. Semenisasi di Samarinda dan pembuatan gorong-gorong di Kabupaten Penajam. Ada juga buat turnamen bola voli. Pokoknya pembiaan konstituen lah," imbuhnya.
[arp]