Ruhut Sitompul: Rizal Ramli dan Fadjroel Rachman Ingin Disejajarkan dengan Presiden SBY

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 04 Mei 2011, 21:42 WIB
Ruhut Sitompul: Rizal Ramli dan Fadjroel Rachman Ingin Disejajarkan dengan Presiden SBY
sby/ist
RMOL. Ruhut Sitompul bereaksi keras atas pernyataan Rizal Ramli dan Fadjroel Rachman yang menyatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus mundur. Karena, kalau SBY tetap menjadi Presiden, negara ini akan semakin mundur.

Menurut Jurubicara Partai Demokrat itu, Rizal Ramli dan Fadjroel Rachman hanya mencari panggung politik. Mantan Menteri Koordinator Perekonomian dan Direktur Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Negara Kesejahteraan (Pedoman) Indonesia dituding Ruhut hanya ingin disejajarkan dengan Presiden SBY.
 
"Mereka ini hanya mau mencari panggung. Sama dengan (Mayjen Purn) Saurif Kadi. Mereka lupa bahwa rakyat sudah sangat cerdas. SBY itu semakin didiskreditkan, semakin dicinta. Karena orang tahu beliau itu hatinya bersih," kata Ruhut kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 4/5).

Kalau memang berniat bertarung pada pemilihan presiden tahun 2014 untuk menjadi pemimpin di negeri ini, tegas Ruhut, Rizal dan Fadjroel harus masuk ke dalam partai politik. Karena UU mensyaratkan, hanya partai politik yang bisa mengantarkan seseorang bisa menjadi presiden dan wakil presiden.

"Jadi kalau yang menyampaikan pendapat mengenai SBY dan pemerintahannya berasal dari Partai politik, berarti itu partai politik yang hanya siap menang tapi tidak siap kalah. Tapi Kalau yang menyampaikan pendapat itu Fadjroel Rachman dan Rizal Ramli, itu namanya badut-badut politik. Ini manusia yang tidak pernah mengaca diri mensejajarkan dirinya se-level dengan Bapak Presiden," tegas anggota Komisi III DPR ini. [arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA