"Nanti-nanti. Saya sedang
meeting. Belum, nanti-nanti," kata Kapolda saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 21/4).
Saat ditanya apakah akan ada keterangan dari Kapolda nanti ihwal isu penangkapan itu, dia lagi-lagi masih tertutup, "Nanti-nanti saja. Saya sedang
meeting."
Begitu juga saat dikonfirmasi apakah lima orang yang disebut-sebut telah ditangkap itu adalah orang yang dimaksudnya, seperti ia kemukakan kemarin bahwa telah mengidentifikasi pelaku bom buku.
"Makanya karena kita masih banyak yang harus kita ambil. tolong, sabar-sabar ya," tutupnya.
Dari sekian banyak ancaman teror lewat paket buku yang mulai terjadi pada 15 Maret lalu itu, dipastikan hanya empat tempat yang betul-betul ada bom. Keempat tempat itu adalah Kantor Berita Radio 68-H di Utan Kayu, Kantor Badan Narkotika Nasional, rumah Ketua Umum Partai Patriot Japto Surjosumarmo, serta di rumah musisi Ahmad Dhani.
[zul]