Mengapa Pengirim 'Bom Buku' Ke Kantor Jenderal Gorries Belum Juga Ditemukan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 11 April 2011, 08:29 WIB
Mengapa Pengirim 'Bom Buku' Ke Kantor Jenderal Gorries Belum Juga Ditemukan
ilustrasi/ist
RMOL. Kepolisian hingga kini belum juga menetapkan seorang pun sebagai tersangka dalam kasus bom lewat paket buku.

Anggota Komisi III DPR Ahmad Yani memaklumi bila pengirim paket buku yang diantar ke Kantor Berita Radio 68-H di Utan Kayu; rumah Ketua Umum Partai Patriot Japto Surjosumarmo, serta di rumah musisi Ahmad Dhani, belum bisa ditemukan.

"Tapi untuk ke kantor Gorries Merre (Badan Narkotika Nasional) sulit diterima akal, kenapa hingga kini belum ditemukan. Padahal disitu kan ada CCTV," katanya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 11/4).

Politisi PPP ini mempertanyakan kemampuan Polri selama ini yang mampu menumpas terorisme dalam waktu dekat. Tapi, untuk kasus bom buku yang sudah hampir sebulan belun juga menemukan hasilnya. Padahal sebelumnya, Polri telah membuat sketsa pelaku.

Kalau tak segera membongkar siapa pelaku dan motif bom buku itu, katanya, jangan salahkan bila masyarakat beranggapan bahwa bom buku itu memang merupakan operasi intelijen untuk tujuan tertentu. "Tujuannya bisa macam-macam, ya bisa untuk alihkan isu. Kan kemarin itu bertepatan dengan isu WikiLeaks. Makanya Polri harus segera mengungkapnya," tegas politisi vokal ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA