Hal itu dikatakan Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Diah Harianti saat berbincang dengan
Rakyat Merdeka Online, Sabtu malam (2/4).
Mengenai puisi yang berjudul "
Kerendahan Hati" yang belakangan disebut-sebut sebagai karya Taufik Ismail dan juga dikutip dalam buku panduan Madrasah Tsanawiyah, menurut Diah, pihakny tidak tahu-menahu.
"Pokoknya kalau soal itu yang membayar penerbit," lanjut Diah.
Puisi berjudul "
Kerendahan Hati" menjadi perbincangan hangat di jejaring sosial. Taufik Ismail dituduh menjiplak puisi "
Be the Best of What You Are" karya Douglas Malloch. Selain itu, yang menjadi menarik, puisi ini juga diduga dikutip dalam buku pengayaan untuk siswa Madrasah Tsanawiyah.
[arp]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.