Setelah Seminggu Merenung, Baru Habib Rizieq Engeh Dewan Revolusi Islam Memang Penting

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 01 April 2011, 16:45 WIB
Setelah Seminggu Merenung, Baru Habib Rizieq <i>Engeh</i> Dewan Revolusi Islam Memang Penting
Habib Rizieq/ist
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dicap sebagai antek Amerika Serikat bila belum juga membubarkan Jemaat Ahmadiyah Indonesia.

"Kalau SBY belum juga membubarkan Ahmadiyah, berarti kita tidak sungkan lagi mengatakan dia (SBY) antek Amerika. Kami tidak mau memiliki Presiden yang menjadi pelayan Amerika," tegas Muhammad Habib Rizieq Shihab saat berorasi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, petang ini (Jumat, 1/4).

Ketua Umum Front Pembela Islam ini pun kembali menyentil Dewan Revolusi Islam. Menurutnya, DRI memang perlu dibentuk bila SBY tidak mau membubarkan Ahmadiyah.

"Kemarin saya ditanya wartawan mengenai Dewan Revolusi Islam. Saya bilang saya tidak tahu dan tidak mau tahu. Tapi setelah seminggu saya merenung, ternyata ini (DRI) bagus juga, kalau SBY tidak mau juga membubarkan Ahmadiyah," tegasnya.

Saat ini massa FPI dan Persatuan Umat Islam terus menggelar demonstrasi. Dalam orasinya mereka juga menentang invasi sekutu ke Libya. Tampak, demonstran membakar bendera Amerika Serikat. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA