Jenderal BHD Tak Profesional bila Benny K Harman Betul

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 11 Januari 2011, 20:42 WIB
Jenderal BHD Tak Profesional bila Benny K Harman Betul
jenderal bhd/ist
RMOL. Komisi III DPR harus memanggil dan meminta keterangan mantan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri untuk mengklarifikasi pernyataan Ketua Komisi III DPR Benny K Harman.

"Tugas dari Komisi III untuk mengklarifikasi seperti apa, benar atau tidak. Jangan-jangan hanya persepsi padahal sebenarnya tidak ada. Pak BHD juga harus memberi klarifikasi," kata Ketua Presidum Indonesia Police Watch, Neta S Pane kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 11/1).

Lanjut Neta, bila memang pernyataan Benny, bahwa Jenderal BHD khawatir mengungkap kasus Gayus karena akan mengganggu stabilitas politik dan ekonomi, mengingat melibatkan perusahaan besar, benar, berarti BHD tidak profesional selama menjabat.

"Kelihatan bahwa dalam hal ini Pak BHD tidak profesional. Karena tugas Polri untuk bekerja profesinoal mengusut kasus tanpa memandang kelompok besar. Dan kalau memang benar, KPK harus turun tangan," tegas Neta.

Untuk Benny K Harman, Neta mewanti-wanti untuk tidak sekadar melempar isu dengan maksud menutupi kasus yang lebih besar lagi. Karena itu hal tidak bermanfaat bagi rakyat. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA