UNGKAP BEKING GAYUS

Jenderal Ito Diingatkan, Polri Bukan LSM

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Selasa, 11 Januari 2011, 19:44 WIB
Jenderal Ito Diingatkan, Polri Bukan LSM
ito sumardi/ist
RMOL. Kabareskrim Polri Komjen Ito Sumardi diminta untuk membeberkan siapa pengusaha yang membekingi Gayus Tambunan ke luar dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok.

Sebagai penegak hukum, Jenderal Ito tidak selayaknya memberikan pernyataan yang membuat spekulasi publik. Karena Polri, diingatkan, bukan sebuah lembaga swadaya masyarakat.
 
"(Polri) bukan LSM. Ini salah kaprah, mereka tidak menempatkan diri sebagai pejabat penegak hukum. Mestinya, kalau sudah ada informasi ada pengusaha yang membekingi Gayus, diperiksa dan ditangkap," tegas Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 11/1).

"Inikan (pernyataaan Komjen Ito) membuat spekulasi baru. IPW berharap Polri jangan berikap seperti LSM," imbuh Neta sambil mengatakan, bahwa LSM saja saat ini sudah berani untuk menyebut nama seseorang, yang dianggap melanggar bila memang ada bukti.

Selain itu, lanjut Neta, Polri juga harus memerinci soal Gayus Tambunan yang disebut telah keluar dari Rutan Mako Brimob Kelapa sebanyak 68 kali.

"Itu kan disebutkan 68 kali, yang sudah diketahui ke Bali, Makau, Singapura dan Malaysia. Sisanya itu kemana saja harus dirinci. Jangan nanti, tiba-tiba ketahuan Gayus ternyata pergi ke negara yang lain lagi, lalu jadi heboh lagi. Makanya sekarang harus dibuka," demikian  Neta. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA