Tidak adanya perkembangan signifikan atas penanganan kasus ini telah merusak kredibilitas pemerintahan. Untuk itu perlu tindakan-tindakan
extraordinary untuk merubah keadaan ini.
"Sebagai anggota partai koalisi, PAN sangat kecewa mengenai perkembangan penanganan kasus Gayus Tambunan yang tidak menunjukkan kemajuan signifikan, walaupun makin banyak persoalan terungkap seperti kepergian Gayus ke luar negeri," kata Ketua DPP PAN, Bara Hasibuan kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 11/1).
Bara menilai, publik semakin kecewa dengan perkembangan penanganan kasus Gayus yang dilakukan Kepolisian, walaupun banyak bukti-bukti yang diungkap oleh Gayus di pengadilan, tidak ada kemajuan berarti.
"Kepolisian terlihat tidak berminat untuk membongkar skandal besar ini lebih lanjut dan membatasi kasus ini sebagai kasus pidana biasa. Sampai sekarang, misalnya, tidak ada tanda-tanda maupun usaha untuk memeriksa para perusahaan yang memberikan uang kepada Gayus," kata Bara.
Sebelumnya, dalam persidangan Gayus mengaku mendapat dana Rp 28 miliar atas jasa mengurus tiga perusahaan PT Kaltim Prima Coal, Arutmin dan Bumi Resources, ketiganya perusahaan milik keluarga Bakrie.
[zul]