"Saya baru koordinasi tadi dengan ketua Fraksi, kita tetap seperti keputusan semula, menolak pembangunan gedung baru DPR. Sikap Fraksi Hanura belum berubah dari dulu," ujar wakil Ketua Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding (Sabtu, 8/1).
Bagi partai yang didirikan Jenderal (Purn) Wiranto ini, yang paling penting saat ini adalah peningkatan kinerja anggota dewan. Karena diakuinya, berdasarkan penilaian publik, tiga fungsi DPR, legislasi, pengawasan, dan penganggaran belum berjalan maksimal.
Apalagi, sambungnya, gedung DPR yang ada saat ini masih dinilai layak untuk digunakan dan karena itu pembangunan ini tidak menjadi skala prioritas DPR.
"Skala prioritas, menurut kami, adalah bagaimana meningkatkan kinerja anggota dewan dulu. Kedua, bagaimana peningkatan kesejahteraan rakyat. Makanya, kalau bisa biaya pembangunan ini dialihkan untuk pembangunan infrastruktur di pedesaan dan segala macam dalam rangka menjalankan roda ekonomi rakyat," imbuhnya.
Kemarin Ketua DPR Marzuki Alie menegaskan, keputusan membangun gedung baru DPR itu sudah disetujui semua pimpinan fraksi. Apakah itu berarti Marzuki Alie berbohong? "Saya kira itu memang nggak benar," jawabnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: