GEDUNG BARU DPR

Belum Urgen, DPR Diminta Batalkan Pembangunan Gedung Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Sabtu, 08 Januari 2011, 17:26 WIB
Belum Urgen, DPR Diminta Batalkan Pembangunan Gedung Baru
jeirry sumampow/ist
RMOL. Gedung baru DPR dengan anggaran Rp 1,3 triliun dinilai belum ada urgensinya untuk dibangun saat ini. Karena itu DPR diimbau untuk membatalkannya.

"Saya kira sebaiknya dibatalkan dulu pembangunan gedung ini. Karena memang masyarakat banyak melakukan penolakan itu," kata Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jeirry Sumampouw kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Sabtu, 8/1).

Kalau pun pimpinan DPR sudah menyetujuinya dengan bulat, Jeirry mengimbau anggota-anggota DPR yang lain untuk menolak. Bahkan kalau perlu, tekan Jerry, anggota DPR itu mengganjar mosi tidak percaya terhadap pimpinan DPR.

"Saya yakin kok ada banyak anggota (DPR), yang sebetulnya tidak menginginkan pembangunan itu. Cuman mereka tidak bisa beropini sekarang karena tidak tercover opininya. Karena ini didominasi pimpinan DPR, BURT (Badan Urusan Rumah Tangga), dan pimpinan fraksi yang bisa berkolusi untuk pembagunan itu," lanjutnya.

Kemarin Ketua DPR Marzuki Alie menegaskan keputusan membangun gedung baru DPR sudah disetujui semua pimpinan fraksi. "Itu keputusan DPR yang terdiri dari sembilan fraksi partai politik. Jadi bukan kemauan saya," tegas Marzuki Alie, yang juga ketua BURT DPR ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA