Seperti dikatakan Ketua Group Diskusi 77-78, M Hatta Taliwang kekayaan 40 orang itu berjumlah sekitar lebih kurang Rp 650 triliun artinya setara dengan 70% anggaran pendapatan dan belanda negara atau APBN.
Kekayaan 40 orang terkaya tersebut bertambah 60% dalam satu tahun. Karena itu dia menduga dalam beberapa tahun lagi kekayaan 40 orang terkaya di Indonesia akan melebihi jumlah APBN.
Makanya dia mempertanyakan inikah
output sistem ekonomi kapitalisme abad ke 19 yang masih diterapkan di Indonesia yang hakekatnya merupakan sistem kapitalisme rampok seperti yang disetir almarhum ekonom Sritua Arief.
Dalam konteks itulah pendiri Partai Amanat Nasional mengingatkan kembali nasihat proklamator kemerdekaan Indonesia Bung Karno dan Bung Hatta.
"Bung Karno berpesan: sosio nasionalisme ialah memperbaiki keadaan masyarakat sehingga keadaan yang kini pincang, tidak ada kaum yang papa,tertindas dan celaka. (Sedangkan) Bung Hatta (mengungkapkan), tujuan utama revolusi nasional adalah mengangkat posisi ekonomi pribumi sehingga terbebas dari tekanan dan penghisapan," demikian Hatta dalam pesan singkat yang diterima
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 29/12).
[zul]
BERITA TERKAIT: