Daripada Jadi Penggembira, PKS Diajak Hanura Tinggalkan SBY

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 27 Desember 2010, 09:55 WIB
Daripada Jadi Penggembira, PKS Diajak Hanura Tinggalkan SBY
RMOL. Kritik demi kritik yang dilancarkan Partai Keadilan Sejahtera kepada Sekretariat Gabungan partai pendukung pemerintah menunjukkan partai Islam itu sedang dianaktirikan.

Dalam pengamatan Wakil Ketua Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding, partai-partai di luar Partai Golkar dan Partai Demokrat hanya sebagai penggembira.

"Artinya, dia hanya sekadar menyetujui saja apa yang sudah diputuskan Partai Demokrat dan Golkar. Dia hanya ikut saja, tidaklah memberikan pertimbangan penuh ketika ada yang disampaikan. Memang Demokrat lebih mengutamakan Golkar menurut saya. Karena dia adalah partai yang betul-betul diperhitungkan," ujar Wakil Ketua Fraksi Hanura Syarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 27/12).

Karena itu, kalau memang PKS itu tidak betah berada di Setgab SBY, lebih baik keluar dan bergabung dengan partai oposisi.

"Daripada tidak nyaman di tempat itu, mending memperkuat oposisi saja.
Paling tidak supaya ada penyemimbang dalam kekuatan parlemen, menghadapi mayoritas. Ketika ada satu penyeimbang seperti itu kan bagus dalam demokrasi," demikian anggota Komisi III DPR ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA