Hal ini berawal dari pernyataan Mahfud Siddiq dan Romahurmuzi, masing-masing Wakil Sekjen DPP PKS dan PPP komunikasi partai-partai di Setgab tidak lancar, karena Partai Demokrat dan Partai Golkar.
Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto menilai kinerja Setgab sangat dipengaruhi oleh sikap mendua yang dipertunjukan oleh anggota Setgab. Meski begitu, dia yakin setgab bisa terus dipertahankan. Syaratnyam partai-partai koalisi kembali membangun komitmen dan konsistensi mendukung pemerintahan SBY-Boediono.
"Sekali kita memutuskan untuk jadi bagian dari koalisi maka kita punya tanggung jawab untuk memerintah,
responsibility to govern. Bukan malah mendua, ambigu dan berhitung secara politis pada isu tertentu. Ke depan PAN menyerukan partai koalisi untuk menguatkan komitmen, komunikasi dan koordinasi," ujar Bima kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 22/12).
Namun saat ditanya partai apa yang sering bersikap mendua sehingga mempengaruhi kinerja Setgab, politisi muda ini enggan untuk menjawab. "Tidak usah sebut nama pun, publik sudah menilai," kilahnya.
[zul]