Anggota Komisi I DPR Roy Suryo menyayangkan peresmian tersebut.
"Saya terus terang menyayangkan peresmian
TVRI digital kemarin karena sangat jauh dari sempurna. Seharusnya kalau baru sebatas itu, belum perlu level Presiden yang meresmikan," ujar politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini kepada
Rakyat Merdeka Online lewat pesan singkat sesaat lalu (Rabu, 22/12).
Pemilik nama asli Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo, beralasan sudah tiga tahun ujicoba pemancar televisi digital TVRI tersebut. Tapi, bukan semakin membaik, malahan sekarang, TVRI hanya ada di kanal 44-UHF, dulu bahkan ada juga 46-UHF yang berisi Konsorsium Televisi Digital Indonesia-6 kanal.
"Kasihan masyarakat," cetus politisi asal Jogjakarta ini.
[zul]