"Itu terlalu jauh lah," ujar Sekretaris Setgab partai pendukung SBY-Boediono, Syarief Hasan menanggapi saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 21/12).
Sebelumnya, Din mengusulkan Setgab dibubarkan, karena mengancam pembangunan demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia.
Syarief Hasan menegaskan, Setgab tidak pernah mengintervensi atau mengancam partai politik yang menjadi anggota. Karena bagi Setgab, perbedaan pendapat itu biasa. "Justru Setgab memberi contoh bagaimana demokrasi itu dilakukan. Selalu ada
chek and balance dalam Setgab," ujar Syarief.
Setgab, masih kata Menteri Koperasi dan UKM ini, dibangun sebagai wadah bagi partai koalisi untuk memberikan masukan terhadap kebijakan yang akan diambil pemerintah.
"Kita meminta saran dari teman-teman koalisi, bagaimana ini, bagaimana itu. Dari pendapat itu lalu kita jadikan satu. Karena semua menginginkan agar progam pemerintah dijalankan," tambah mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat ini.
Tak sampai disitu, Syarief juga meluruskan informasi soal penuntasan kasus
bailout Bank Century yang ditengarai Din proses penegakan hukumnya tidak berjalan karena ada intervensi politik.
"Itu kan sudah berada di ranah hukum. (Penegak hukum) silakan tindaklanjuti. Hal itu sudah sesuai dengan keputusan DPR. Jadi tidak ada hubungannya dengan Setgab. Itu sudah jelas," demikian Syarief.
[zul]