SYAFII DISUAP ICAL?

Syafii Maarif Ngotot Desak Suara Islam Cabut Berita dan Minta Maaf

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 16 Desember 2010, 15:09 WIB
Syafii Maarif Ngotot Desak <i>Suara Islam</i> Cabut Berita dan Minta Maaf
Syafii Maarif/ist
RMOL. Pihak Ahmad Syafii Maarif melaporkan tabloid Suara Islam ke Dewan Pers terkait pemberitaan edisi 19 November-3 Desember 2010 yang memuat dirinya menerima apartemen senilai Rp 2 miliar dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie.

Siang ini, Dewan Pers meminta keterangan dari kubu Syafii. Kuasa hukum Syafii Maarif, Todung Mulya Lubis mengatakan, pihaknya memang sedang mencari titik temu yang terbaik untuk kedua belah pihak. Namun, dia tetap menuntut Suara Islam karena kliennya tetap menolak pemberitaan Suara Islam tersebut.

"Kami meminta Suara Islam mencabut pemberitaan itu dan meminta maaf secara terbuka. Kita akan berdialog dengan Suara Islam bagaimana jalan keluarnya. Memang ada opsi hak jawab dan minta maaf. Tapi bagaimana pun juga pers harus akuntabel," jelas Todung usai bertemu Dewan Pers di Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat (Kamis, 16/12).

Todung sendiri sangat menyayangkan pemberitaan Suara Islam tersebut. Karena Suara Islam tidak memferivikasi sumber berita lainnya. Dia mengakui, pihak Syafii telah membalas pesan singkat dari Suara Islam sebelumnya.

"Dan itu jelas itu (SMS) sudah ada pembantahan dari Syafii Maarif. Kenapa berita itu masih muncul. Memang kita baca di media Syafii Maarif menolak diwawancarai itu betul. Kenapa, karena dia menganggap sudah menolak isu itu dan berasumsi tidak ada lagi," tegas Todung. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA