Padahal sudah semestinya seluruh anggota BK diganti mengingat konflik yang berkepanjangan diantara mereka yang mengakibatkan buruknya kinerja BK DPR dalam menangani kasus-kasus anggota DPR yang diadukan masyarakat ke BK.
"Jadi ide merombak secara menyeluruh anggota BK adalah ide tepat yang sayangnya kini malah menjadi lelucon baru," ujar Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 30/11).
Lebih lanjut Ray menjelaskan, dengan hanya mengganti sebagian anggota BK, jelas akan menimbulkan sangkaan baru bahwa mereka yang telah dinyatakan ditarik adalah orang-orang bersalah sementara yang tetap dipertahankan seolah tidak mengandung masalah. "Padahal jelas aduan masyarakat terkait dengan delapan orang anggota BK yang studi banding ke Yunani sejatinya menjadi dasar untuk menarik anggota BK," beber Ray.
Karena itu, Ray mempertanyakan alasan perombakan anggota BK DPR. Padahal sejatinya delapan anggota BK yang diadukan itu lah yang harus segera dinonaktifkan guna mempercepat pemeriksaan terhadap merek atas laporan masyarakat. Makanya, aduan masyarakat seperti diabaikan begitu saja.
"Dengan hanya mengganti sedikit anggota BK, fraksi-fraksi di DPR justru memperlihatkan ketidakseriusan untuk memperbaiki kinerja BK dan dengan sendirinya harkat dan martabat BK khususnya dan DPR umumnya. Oleh karena itu, LIMA Indonesia mendesak fraksi tetap mengganti keseluruhan anggota BK dengan anggota BK baru," tandas dia.
Sebelumnya dari 11 anggota BK DPR hanya tiga orang yang diganti. Dua dari PDI Perjuangan dan satu dari Partai Golkar Chairuman Harahap (F-PG). Chairuman Harahap termasuk dari delapan anggota BK DPR yang diadukan masyarakat karena turut dalam studi banding ke Yunani.
Sedangkan tujuh anggota BK DPR lainnya yang diadukan masyarakat Nudirman Munir (Fraksi Partai Golkar/F-PG), Salim Mengga (Fraksi Partai Demokrat/F-PD), Darizal Basir (F-PD), Chairuman Harahap (F-PG), Anshori Siregar (F-PKS), Abdul Rosaq Rais (F-PAN), Usman Ja’far (F-PPP), dan Ali Maschan Moesa (F-PKB), tetap dipertahankan.
[zul]
BERITA TERKAIT: