Aliran Aboge Dirikan Shalat Idul Adha Hari Ini

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 18 November 2010, 10:26 WIB
Aliran Aboge Dirikan Shalat Idul Adha Hari Ini
ilustrasi
RMOL. Puluhan orang penganut aliran aboge di Desa Karangtawang Kecamatan Gandungmangu Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mendirikan Shalat Idul Adha hari ini, (Kamis, 18/11).
 
Salah seorang penganut aliran aboge, Samsidi mengatakan penanggalan jatuhnya Hari Raya Idul Adha aliran aboge memang berbeda dengan umat Islam kebanyakan di Tanah Air. Sebab, mereka memakai penanggalan Jawa kuno.
 
"Tapi dasarnya sama, rembulan (qomariyah). Cuma kami juga memakai aturan-aturan hari Jawa, seperti perhitungan dina (lima harian) yang terdiri dari hari Pon, kliwon, wage, legi, dan pahing," katanya.
 
Menurut dia, jatuhnya sebuah hari besar juga ditentukan oleh baik tidaknya hari tersebut. Aliran aboge menganggap Kamis Kliwon tanggal 10 bulan Dzulhijjah sebagai jatuhnya Hari Raya Idul Adha. "Selain hitungan hari baik, Dzulhijjah kali ini jatuh pada mangsa kalima (kelima)," jelasnya.
 
Kendati hanya dilakukan oleh puluhan orang saja, Idul Adha aliran aboge di Karangtawang terlihat meriah. Mereka juga melakukan ibadah dengan menyembelih hewan kurban.
 
Informasi yang diperoleh Rakyat Merdeka Online, aliran aboge di Wringinharjo, Cilacap dan Ajibarang, Banyumas juga melaksanakan Shalat Idul Adha pada Kamis ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA