Ito menegaskan hal itu saat dikonfirmasi tudingan Indonesian Police Watch yang mensinyalir hal tersebut. Bahkan, sebut Ito Jenderal Timur yang memerintahkan dia sebelumnya untuk melakukan inspeksi mendadak.
"Justru Pak Kapolri yang memerintahkan (saya). (Kata Kapolri) coba dicek Mas rutan-rutan ini. Beliau itukan orangnya bijak. Meski beliau junior saya, tapi beliau sangat bijak lah. Ya saling mengingatkan lah," ujar Ito kepada
Rakyat Merdeka Online.Komjen Ito merupakan angkatan '77 di Akademi Kepolisian. Sedangkan Jenderal Timur angkatan '78. Komjen Ito mengakui, sebagai bawahan dia langsung mengadakan sidak. Dan ternyata betul, Gayus Tambunan tidak ada di tempat.
"Saya kan kaget, begitu kesana tidak ada. Ditanya, katanya izin (berobat). Kita kan nggak percaya, lalu kita cek di rumah sakit, tapi ternyata tidak ada di rumah sakit. Barulah kita cari," tutupnya.
[zul]