Bakar Foto John Wattilete, Demonstran Tuntut Ratu Belanda Minta Maaf

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 08 Oktober 2010, 17:57 WIB
Bakar Foto John Wattilete, Demonstran Tuntut Ratu Belanda Minta Maaf
RATU BEATRIX/IST
RMOL. Setelah digeruduk mahasiswa, lagi-lagi Kedubes Belanda didatangi demonstran. Kali ini dilakukan puluhan warga Partai Bulan Bintang.

Demonstran dari berbagai usia ini membentangkan spanduk dan poster yang mengecam pemerintah Belanda dan Republik Maluku Selatan (RMS). Tidak lupa juga mereka membakar foto Presiden RMS John Wattilete.

"Tidak sepantasnya Presiden SBY berkunjung resmi ke negeri yang menanamkan kebencian, rasa permusuhan dan tetap memelihara politik devide et impera," kata koordinator aksi. BM. Wibowo,  (Jum'at, 8/10).

Menurutnya sampai hari ini pemerintah Belanda tetap memelihara status quo Indonesia sebagai negara serikat versi Republik Indonesia Serikat pasca Konferensi Meja Bundar di Den Haag, sehingga RMS tumbuh subur di negeri Belanda.

Demonstran juga mendesak agar Ratu Belanda meminta maaf kepada rakyat dan pemerintah Indonesia atas dosa-dosanya di masa lalu. Setelah berorasi bergantian selama setengah jam, para demonstran membubarkan diri dengan tertib sebelum hujan deras mengguyur kawasan Kuningan. [wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA