“Pada tahun 2010 terakhir ini, pesawat latih dari Pelita Air Service sudah jatuh 2 kali, sedangkan dari pesawat TNI yang jatuh di tahun lalu sudah terjadi sebanyak empat kali di lapangan Golf Pondok Cabe,” ucap Manajer Operasional dan Maintenance Golf Pondok Cabe Pertamina Landung Mintohardjo kepada
Rakyat Merdeka Online, Minggu (19/9).
Dia mengatakan, umumnya pesawat jatuh karena gagal menuju landasan ke lapangan udara milik PT Pelita Air Service (PAS) dan milik Polisi Udara, dan ditambah cuaca yang tidak mendukung membuat pesawat oleng dan jatuh.
“Umumnya terjadi karena gagal menuju landasan, dan faktor cuaca yang tidak mendukung,” tambah Landung.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: