"Pak Ruhut, bisa saja ngomong itu. Tapi kan kita negara hukum (hanya dua periode). Pak Ruhut, percayalah ada nanti tokoh yang lebih bagus dari saya. Yang penting kita bekerja saja untuk rakyat," ujar Presiden SBY.
Pernyataan SBY itu diucapkan kembali oleh Ruhut saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online (Rabu, 18/8). Ruhut mengatakan, usulannya itu sudah disampaikan kepada Presiden lima bulan sebelumnya.
"Saya bangga. Betul-betul (SBY) seorang negarawan tulen," ucap Ruhut.
Selain itu, masih kata Ruhut, sebelum dia mengusulkan hal itu kepada SBY, mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew juga sudah mengusulkan hal yang sama kepada SBY. Dan hal itu diucapkan sendiri oleh SBY.
"Pertanyaan Pak Ruhut ini, sebelumnya juga sudah disampaikan Pak Lee Kuan Yew," ujar Ruhut lagi mengulangi pernyataan SBY.
Setelah mendengar jawaban SBY, terang Ruhut, pengurus Partai Demokrat yang sebelumnya sinis dengan usulannya itu, langsung diam. Karena selain dirinya, ternyata Lee Kuan Yew juga sudah mengusulkan. Namun, Meski usulanya belum berbuah manis, Ruhut tetap akan mensosialisakan hal tersebut. SBY sendiri, lanjut Ruhut, tidak manghalang-halangi untuk mensosialisasikannya. Sejauh ini, katanya, sudah banyak ahli hukum tatanegara yang mendukung.
"Namun saya tidak etis untuk menyebutkan namanya. Kepada kawan-kawan saya berharap untuk mendukung, dan mudah-mudahan mau jemput bola," harap Ruhut.
[zul]