"Kami ingin mengingatkan rakyat jangan menggantung diri lagi kepada pemerintah yang hanya sibuk pencitraan. Sudah cukuplah politik pencitraan. Kita jangan lagi terpesona. Sebelumnya kita kan terpengaruh, merasa dizalimi dan politik santun," ujar Ray Rangkuti kepada
Rakyat Merdeka Online (Senin, 9/8).
Untuk itu, Ray menyatakan sepanjang bulan Ramdhan ini, pihaknya akan menemui korban-korban dari kebijakan pemerintah.
"Kami akan safari ke berbagai daerah menemui korban ledakan tabung gas, korban Lumpur Lapindo, korban tragedi Semanggi dan korban lainnya. Masyarakat jangan lagi menggantungkan diri kepada pemerintah, karena pemerintah hanya sibuk dengan citranya," kata Ray lagi.
Selain Ray, sejumlah tokoh politik ekstra parlemen lainnya juga turut dalam safari Ramdhan ini. Yaitu, Effendi Ghazali, Yudi Latif, Fadjrul Rahman, Usman Hamid, Chalid Muhammad, Andrinof Chaniago, Berry Furqon, Dani Setiawan, Riza Damanik, dan Henri Saragih.
[zul