Aksi tersebut melibatkan sejumlah elemen, antara lain Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Pertanian Bogor (IPB), BEM Universitas Indonesia (UI), koalisi masyarakat sipil, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), serta elemen masyarakat lainnya.
Dalam aksi itu, massa menyuarakan lima tuntutan yang mencakup persoalan lingkungan, ketimpangan ekonomi, kebebasan sipil, pemberantasan korupsi, dan pendidikan.
Pertama, massa mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional sekaligus memulihkan ekosistem terdampak.
Kedua, mereka menuntut pembenahan tata kelola kebijakan ekonomi untuk mengatasi ketimpangan sosial.
Ketiga, massa meminta pemerintah menghentikan penyempitan ruang sipil dan militerisasi.
Keempat, mereka mendesak pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Kelima, massa menuntut penurunan biaya pendidikan serta perwujudan sistem pendidikan yang berpihak kepada rakyat.
BERITA TERKAIT: