Gde Siriana: Stimulus Rp 405 T Tak Cukup Jamin Pengangguran, Setengah Pengangguran, Dan Korban PHK

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Senin, 20 April 2020, 19:45 WIB
Gde Siriana: Stimulus Rp 405 T Tak Cukup Jamin Pengangguran, Setengah Pengangguran, Dan Korban PHK
Direktur Eksekutif Government and Political Studies (GPS), Gde Siriana Yusuf/Net
rmol news logo Pengalokasian anggaran stimulus sebesar Rp 405 triliun dinilai bukan langkah tepat dalam meredam virus corona baru (Covid-19).

"Menurut saya, saat ini bukan stimulus ekonomi yang dibutuhkan, tapi strategi survival," kata Direktur Eksekutif Government and Political Studies (GPS), Gde Siriana Yusuf di akun Twitternya, Senin (20/4).

Adapun strategi sirvival yang dimaksud adalah dengan memperlebar ruang fiskal melalui pemotongan pengeluaran rutin secara drastis.

"Pelebaran ruang fiskal ini agar bisa membantu masyarakat bertahan hidup dengan bantuan tunai. Kalaupun bantu bisnis, fokus pada usaha rumahan dan sektor UKM," jelasnya.

Bukan tanpa alasan kebijakan stimulus dinilai tak tepat. Sebab stimulus dengan nilai yang sudah ditentukan itu tak akan mencukupi kebutuhan masyarakat terdampak.

"Dengan jumlah pengangguran dan setengah pengangguran mencapai 15 juta orang lebih (data BPS), plus PHK Covid-19 bisa 5 juta orang, tentu yang dibutuhkan lebih besar dari Rp 405 T agar dunia usaha mampu bangkit dan serap tenaga kerja lagi," lanjut Gde.

"Dengan dana stimulus terbatas, tentu harus dilakukan dengan timing yang tepat agar tidak sia-sia," tandasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA