Selain meluruskan tuduhan bahwa kepergiannya ke tanah suci dilakukan untuk menghindari jeratan hukum, Eggi juga memanfaatkan momen ini untuk mengklarifikasi bahwa dirinya tidak terlibat sindikat penyebar konten ujaran kebencian, Saracen.
Dalam struktur kepengurusan Saracen yang beredar di publik, nama Eggi masuk sebagai dewan pembina Saracen.
"Jadi saya ke sini intinya mengklarifikasi tentang Saracen itu, bahwa nama saya cuma dicomot, baru wacana, dan tidak dilegalkan," akunya.
Ia bahkan mengucap sumpah bahwa dirinya tidak tahu, apalagi terlibat dalam Saracen.
"Sumpah demi Allah, demi Rasulullah, apalagi saya baru pulang haji nih. Insya Allah masih bersih lah, harapannya begitu. Saya tidak tahu-menahu tentang Saracen ini, apalagi terlibat," tegasnya.
Lebih lanjut, Eggi menjabarkan bahwa tuduhan keterlibatan Saracen ini seharusnya sudah gugur secara otomatis. Pasalnya, pemilik Saracen, Jasriadi sudah menyatakan tidak kenal dengan Eggi.
"Dia (Jasriadi) menyatakan juga bahwa nama saya dimasukan asal comot saja. Dia menyatakan masih wacana, belum dilegalkan. Nah atas poin ini, itu harusnya clear buat saya. Tidak ada tuduhan apapun, gugur kepada saya," pungkasnya.