PDIP Bantah Kehadiran Jokowi Di OTT Kemenhub Untuk Alihkan Isu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 12 Oktober 2016, 11:34 WIB
PDIP Bantah Kehadiran Jokowi Di OTT Kemenhub Untuk Alihkan Isu
Trimedya Pandjaitan/Net
rmol news logo . Kehadiran Presiden Joko Widodo di kantor Kementerian Perhubungan, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, terkait operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar di Kemenhub bukan merupakan upaya untuk pengalihan isu.

Demikian bantahan politisi PDI Perjuangan, Trimedia Panjaitan, terkait dengan isu yang beredar. Apalagi, kata Trimedya, bila itu dilakukan untuk pengalihan isu SARA surat Al Maidah ayat 51 yang dilontarkan oleh petahana, Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok beberapa waktu lalu.

"Gak lah, Jokowi kan gak ngurusin Ahok. Biar kami yang ngurusin Ahok," katanya ketika ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10).

Menurut dia, kehadiran Jokowi hanyalah untuk memastikan bahwa praktek pungutan liar yang dilakukan aparat negara tidak terjadi lagi.

"Bagi Jokowi sendiri itu menunjukan bahwa dia serius. Pasti kalau sebagai seorang presiden dia udah tau, pasti ada sumisme kalau melihat jumlahnya," tukasnya.

Diketahui OTT yang dilakukan oleh Kepolisian ini terkait dengan kasus suap atau korupsi proses perizinan di Ditjen Darat dan Laut Kemenhub.

Disebut-sebut, penggerebakan ini berdasarkan laporan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA