KONFLIK PARTAI

Permintaan Yasonna Laoly Anomali

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Sabtu, 31 Oktober 2015, 08:51 WIB
Permintaan Yasonna Laoly Anomali
rmol news logo Permintaan Menteri Hukum dan HAM mengenai dualisme kepengurusan di Partai Golkar dan PPP pasca keluarnya putusan kasasi dari Mahkamah Agung dinilai anomali.

Yasonna Laoly meminta dua kubu di Golkar dan PPP berdamai padahal konflik di dua partai tersebut semakin menjadi-jadi akibat tindakan Yasonna.

‎Penilaian tersebut disampaikan politisi senior Rachmawati Soekarnoputri kepada Kantor Berita Politik RMOL tadi malam.‎

"Lho! Wong yang bikin runyam kisruh (di Golkar dan PPP) karena pemihakan dan intervensi penguasa. Memang yang buat SK bukan Menkumham?" kata Rachma‎.

‎"Yasonna jangan pura-pura tidak tahu, bahwa penghancuran Golkar dan PPP adalah skenario kemenangan PDIP‎. Anda dari PDIP ‎yang memotori KIH (Koalisi Indonesia Hebat)," sambung putri Bung Karno itu.

‎Rachma memperingatkan keras Yasonna bahwa tindakannya sebagai penyalahgunaan kekuasaan atau ‎abuse of power. Buktinya, kepengurusan Golkar dan PPP yang disahkan Yasonna dibatalkan pengadilan karena dianggap menyalahi peraturan.

"Apa yang dilakukan Yasonna juga sebagai ciri praktik demokrasi diktator mayoritas‎," tukas Rachma, pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA