"PKB Imin (panggilan akrab Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar) memang paling rentan dengan percobaan yang sangat revolusioner dalam perpolitikan Indonesia itu. Sebab partai ini memang hanya memikirkan bagaimana agar elitenya, khususnya Ketum dan orang-orang sekitarnya, mendapat jabatan menteri," tulis pakar politik, Muhammad AS Hikam, di halaman facebook pribadinya beberapa waktu lalu mengomentari pemberitaan di situs ini.
Menurut pakar politik lulusan University of Hawai itu, "PKB Imin" kelihatan tidak bukan berpikir tentang bagaimana memperbaiki manajemen ketatanegaraan sehingga Republik ini menjadi makin maju dan berdaya, melainkan bagaimana kembali menduduki jabatan kementerian, dan kalau perlu 10 kursi Menteri.
"Entah nalar mana yang dipakai oleh Imin dan kawan-kawan sehingga sampai kepada angka tersebut Tapi itu hanya menunjukkan bagaimana keserakahan mereka akan jabatan, tanpa memandang apakah
track record mereka sebagai Menteri memang sudah bagus atau pas-pasan saja, atau malah buruk," tegasnya.
Pada Minggu lalu, Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding, mengakui Muhaimin telah menyiapkan 10 nama yang akan diusulkan sebagai calon menteri dalam kabinet Jokowi-JK jika pasangan itu menjadi presiden dan wakil presiden.
"Berdasarkan petunjuk Pak Muhaimin, beliau telah menyiapkan 10 nama kader yang akan dicalonkan menjadi menteri. Akan tetapi, kami tidak tahu siapa nama-nama orang tersebut," kata Karding.
[ald]