Widodo AS merupakan Panglima TNI pertama dari matra Angkatan Laut. Ia juga sempat menjadi Menko Polkam di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menhan turut didampingi Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, dan Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaloghan) Kementerian Pertahanan Marsdya TNI Yusuf Jauhari.
Menhan Sjafrie tampak menyalami dan berbincang lepas penuh kehangatan dengan Widodo.
Meski sudah berumur, Widodo AS masih tampak segar terlihat dari raut wajahnya.
Teh hangat dan aneka kudapan tersaji di atas meja kayu, jadi teman ngobrol, sambil sesekali diselingi tawa ringan.
Menhan Sjafrie dan Widodo saling bertukar cerita dan juga mendengarkan satu sama lain soal perkembangan terkini dunia pertahanan.
“Kunjungan silaturahmi saya, bersama Wamenhan, Wapang TNI dan Kabaloghan kepada Laksamana TNI (Purn) Widodo AS menjadi momentum penuh makna untuk kembali menyambung benang merah sejarah, pengabdian dan keteladanan dalam tubuh TNI,” kata Sjafrie dalam siaran pers yang diterima redaksi.
Ia menilai sosok Widodo telah meninggalkan jejak kepemimpinan strategis dan warisan nilai tentang integritas, serta disiplin dan loyalitas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal ini perlu dicontoh prajurit muda yang saat ini masih aktif di TNI.
“Pengalaman panjang beliau dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia adalah bagian dari fondasi kekuatan pertahanan kita hari ini. Dari para senior, kita belajar tentang keteguhan sikap, kejernihan strategi, dan keberanian mengambil keputusan demi kepentingan bangsa dan negara,” pungkas Sjafrie.
BERITA TERKAIT: