Wahyu yang mengikuti JRF selama dua hari berturut-turut menilai, kualitas penyelenggaraan, antusiasme penonton yang memberikan dukungan di sepanjang rute, hingga kualitas hadiah dan medali menjadi nilai positif yang perlu dipertahankan.
"Pengalaman kami mengikuti JRF dua hari berturut-turut, penyelenggaraannya cukup baik dan sangat berpotensi untuk ditingkatkan. Kebetulan, udara Jakarta juga cukup baik dan bersahabat," ujar Wahyu, Selasa, 27 Oktober 2026.
Meski demikian, ia menilai, sosialisasi mengenai aturan perlombaan perlu ditingkatkan beberapa hari sebelum acara berlangsung guna menghindari kebingungan peserta maupun masyarakat, seperti yang terjadi pada hari pertama penyelenggaraan.
Ajang lari yang diikuti peserta lokal maupun mancanegara ini diusulkan agar desain medali pada penyelenggaraan mendatang lebih menonjolkan identitas Jakarta.
Selain itu, sosialisasi pendaftaran perlu diperluas agar semakin banyak masyarakat mengetahui ajang tersebut dan tertarik untuk berpartisipasi.
Wahyu berharap, keterlibatan tokoh daerah dan pemerintah pusat dapat menambah semarak JRF pada tahun-tahun mendatang.
Ia pun optimistis JRF dapat terus berkembang menjadi salah satu ajang lari unggulan di Indonesia dengan mempertahankan kualitas penyelenggaraan dan melakukan sejumlah pembenahan.
"Sukses terus untuk JRF, semoga semakin berkibar," tandasnya.
BERITA TERKAIT: