Setelah itu Butet-Liliyana akan menghabiskan kontraknya pada Februari 2019, lalu berniat pensiun.
Selain Asian Games, pada taÂhun ini, Butet juga memiliki beÂberapa target untuk meraih gelar juara, yakni di Indonesia Master, dan Indonesia Terbuka. "Saya mungkin akan ngejalanin bisnis yang udah ada. Selanjutnya ngÂgak tahu, mungkin ikut liga-liga," ujar Liliyana usai jumpa pers Daihatsu Indonesia Master 2018 di Jakarta.
Di Daihatsu Indonesia Master 2018, Liliyana mengaku sudah siap tempur bersama pasanganÂnya Tontowi Ahmad. "Tontowi baru saja disibukkan dengan kelahiran putra keduanya tapi tidak menjadi halangan kami untuk memberikan yang terbaik apalagi ini tuan rumah," kata Liliyana.
Di satu sisi Butet mengakui tahun ini banyak tantangan yang akan dihadapinya. Terutama banÂyak pemain-pemain muda yang saat ini semakin berkembang.
Sementara itu Ketua Panitia Indonesia Masters 2018, Achmad Budiarto mengungkapkan Istora Senayan akan diresmikan keÂmungkinan sebelum digunakan. Indonesia Masters menjadi ajang pertama yang menggunakan Istora setelah direnovasi.
"Masih menunggu yang meresmikan mungkin RI1 atau RI2 atau menteri PUPR," kaÂtanya.
Pria yang menjabat sebagai sekretaris jenderal PBSI tersebut mengatakan, saat ini proses renÂovasi sudah hampir selesai. Satu hari sebelum Indonesia Masters dimulai, masih ada beberapa hal yang dikerjakan di antaranya pencahayaan dan lantai. "Untuk AC juga sudah kami atur untuk meminimalkan efek ke lapanÂgan," kata Achmad.
Lantai lapangan yang sempat dikeluhkan pun sudah selesai. Kayu dan karpetnya juga sudah dipasang. ***
BERITA TERKAIT: