Chong Wei adalah satu-satÂunya tumpuan Malaysia untuk mewujudkan ekspektasi itu. Apalagi setelah menjadi juara Indonesia Terbuka untuk keeÂnam kalinya.
Pria berusia 33 tahun itu menÂgalahkan pemain Denmark, Jan O Jorgensen, dengan rubber games 17-21, 21-19, 21-17. Dengan sukses itu, Chong Wei akan kembali menjadi pebuÂlutangkis nomor satu dunia. Dia akan berada di posisi teraÂtas saat daftar peringkat terÂbaru diumumkan pada Kamis (9/6/2016).
Chong Wei kehilangan takhta sebagai pemain nomor satu dunia tunggal putra setelah tersangkut kasus doping pada 2014 lalu. Dia harus menjalani skorsing selama delapan bulan dan baru terbebas dari sanksi pada 1 Mei 2015.
Sepanjang tahun ini, Chong Wei sudah mengantongi empat gelar. Sebelum menjadi juara di Istora, dia juara di Malaysia Masters, Malaysia Terbuka, dan Kejuaraan Bulutangkis Asia. Rentetan hasil bagus itu melambungkan optimisme BAM (Federasi Bulutangkis Malaysia) untuk mendonasikan emas Olimpiade.
"Dengan juara ini, Chong Wei akan kembali menjadi pemain ranking satu dunia. Ini sepÂerti sebuah kejutan. Satu tahun lamanya dia berusaha untuk bangkit lagi setelah gagal tes doping," kata Deputy President BAM, Norza Zakaria.
Tekanan tinggi untuk meraih emas diakui pelatih Chong Wei, Hendrawan. Sejak dipercaya menangani Chong Wei, medali emas adalah target yang diberiÂkan kepadanya.
"Ini salah satu persiapan Chong Wei dalam menghadapi Olimpiade. Memang Olimpiade kali ini yang paling penting buat dia setelah sebelumnya dia mendapatkan dua perak. Waktu saya ditunjuk sebgaai pelatih, saya ditargetkan untuk meraih emas," tutur Hendrawan.
Selain Malaysia, empat gelar lainnya dibagi rata oleh negara-negara Asia lainnya. Tiongkok, Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan masing-masing meraih satu gelar.
Pasangan Tiongkok Xu Chen/ Ma Jin jadi juara di ganda camÂpuran. Unggulan lima itu meÂnang atas pasangan Korsel Ko Sung Hyun/Kim Ha Na 21-15 16-21 21-13.
Jepang merasakan nikmatnya gelar ganda putri. Unggulan utama Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi menggusur ganda Tiongkok Tang Yuan Ting/Yu Yang unggulan tiga 21-15 8-21 21-15.
Sesuai skenario, gelar ganda putra jadi milik pasangan Korsel Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Unggulan pertama itu menakÂlukkan pasangan Tiongkok ungÂgulan lima Chai Biao/Hong Wei 13-21,21-13, 21-16.
Tunggal putri jadi milik peÂmain Taiwan Tai Tzu Ying. Nonunggulan ini diluar dugaan menaklukkan unggulan empat Wang Yihan 21-17-21-8. ***
BERITA TERKAIT: