Hal tersebut lantaran adanya pengamatan hilal oleh tim hilal dan rukyat Kantor wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta untuk menetapkan Ramadan 2025.
"Kunjungan plataran puncak hanya sampai pukul 12.00 WIB," demikian informasi yang diikuti predaksi melalui akun Instagram Monumen Nasional.
Pihak pengelola Monas memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas pengertiannya. Monas akan kembali bukan normal pada Sabtu besok 1 Maret 2025.
Kementerian Agama pun menggelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1446 H pada sore ini di Auditorium H.M Rasjidi Kementerian Agama, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.
Sidang ini akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan organisasi masyarakat Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung.
Berdasarkan data astronomi yang dihimpun, ijtimak, yaitu titik di mana bulan baru berada, akan terjadi pada 28 Februari 2025 sekitar pukul 07.44 WIB.
Pada hari yang sama, ketinggian hilal diperkirakan sudah di atas ufuk dengan sudut yang menunjukkan kemungkinan besar hilal akan terlihat di seluruh Indonesia.
Rangkaian sidang isbat akan meliputi pemaparan data posisi hilal, verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai lokasi di Indonesia, dan musyawarah untuk pengambilan keputusan yang kemudian diumumkan kepada publik.
BERITA TERKAIT: